Kediri (beritajatim.com) –  Ratusan santri dan santriwati Pesantren Al – Falah Ploso, Kabupaten Kediri – Jawa Timur menjalani vaksinasi Covid -19. Penyuntikan vaksin terhadap santri ini merupakan program vaksinasi Polri 1 Juta Dosis, yang digelar Polres Kediri Kota dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-75.

Vaksinasi santri dan satriwati ini dilaksanakan di gedung Nasrul Ummah dan Pondok Putri Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri. Totalnya ada 500 santri dan santriwati yang menjalani penyuntikan vaksin covid19 tahap pertama.

Sebelum menjalani vaksinasi, para santri dicek kesehatan oleh petugas vaksin. Mulai dari pengecekan suhu badan hingga cek tekanan darah. Sejumlah santri mengaku, vaksinasi tersebut baik untuk mereka, karena dapat mencegah dari serangan penyakit, khususnya Covid-19.

Untuk syarat penerima vaksin Covid- 19, santri mengaku sangat mudah, karena mereka hanya cukup melampirkan KTP ataupun KK untuk divaksin. Ahmad Baihaki, salah satunya mengaku, tidak memiliki persiapan khusus.

“Tidak ada persiapan khusus. Langsung datang ke tempat vaksin, mendaftarkan diri dan divaksin,” katanya. Santri asal Blitar, Jawa Timur ini mengaku, selama pandemi ini, kegiatan di pesantren menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Kegiatann di pondok normal saja. Seperti, kegiatan ngaji dan sekolah formal seperti biasanya,” akunya.

Sementara itu, menurut pengurus pesantren, ada 500 orang dari 10 ribu lebih santri yang mengikuti vaksinasi kali ini. Para penerima vaksin adalah pelajar yang sudah berusia diatas 18 tahun dan setingkat musyawirin.

“Karena jumlah 500 itu tidak semuanya bisa divaksin, kami prioritaskan kepada teman-teman usia 18 tahun keatas dan sudah kelas musyawirin,” kata Bani Mustofa, Panitia Pelaksana Vaksinasi.

Vaksin terhadap santri pesantren al falah ini merupakan vaksinasi perdana. Sebelumnya, vaksinasi di kabupaten kediri masih menyasar masyarakat lansia, pelayan publik, pegawai pelayanan publik, guru dan sejumlah lapisan masyarakat. [nm/but]