Surabaya (beritajatim.com) – DPD PSI Kota Surabaya diwakili Marina Lipesik (Wakil Sekretaris) dan Alma Erina (Bendahara) beserta Ketua DPC Tambaksari, Maria Melly serta anggota PSI Septian mengunjungi keluarga Nesa Alana Karaisa yg akrab dipanggil Ara.

Kunjungan dilakukan di kediaman Ara di Tambaksari. Ini dalam rangka untuk memberikan dukungan psikologis bagi anak berusia tujuh tahun tersebut.

Ketika tim DPD sampai di lokasi, Marina menyampaikan bahwa wajah sumringah seketika memancar dari Ara, gadis kecil berambut pendek itu.

“Kelihatannya, dari jauh Ara melihat kami datang membawa boneka. Dan, ternyata boneka tersebut adalah salah satu boneka dari figur favoritnya,” kata Marina.

Ara, sempat menghilang selama tiga malam dan berhasil ditemukan oleh kepolisian dan dipulangkan ke keluarganya yang berdomisili di Kecamatan Tambaksari Surabaya. Kasus ini sempat menyedot perhatian masyarakat Surabaya.

Di dalam rumah sederhana tersebut, ada beberapa tetangga dan kerabat yang juga datang berkunjung, mengingat hampir seluruh lapisan masyarakat memberikan atensi dan support atas kejadian yang menimpa keluarga Ara.

“Kami merasa lega dengan sambutan yang hangat dari keluarga Ara. Kami sadar kejadian kemarin adalah cobaan yang teramat berat bagi keluarga Ara, sehingga kedatangan kami ke sana murni ingin meringankan beban trauma dengan mengajak Ara bermain. Puji syukur, ternyata responnya sangat membahagiakan,” ujar Marina lagi.

PSI sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian dan Walikota Surabaya Eri Cahyadi yang langsung memberikan perhatian khusus pasca merebaknya kasus penculikan Ara. “Bagi saya, perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama, rasa kepedulian dan solidaritas akan menciptakan lingkungan yang aman bagi siapa saja, terutama anak-anak,” pungkasnya. [tok/but]