Pasuruan (beritajatim.com) – Truk bermuatan rokok ilegal di Gempol, Kabupaten Pasuruan hilang di kantor Bea dan Cukai Pasuruan. Sebelumnya truk yang berwarna kuning tersebut terparkir beberapa minggu di kantor Bea dan Cukai Pasuruan.

Namun, dari pantauan reporter beritajatim.com pada Selasa (22/02/2022) truk bernopol W 9636 NZ sudah tidak ada. Saat dikonfirmasi anggota Pelayanan Bea dan Cukai Pasuruan Kristianto mengatakan tidak mengetahui keberadaan truk yang menjadi barang bukti tersebut.

“Saya tidak tahu jika mengenai truk tersebut. Informasinya itu ada di bagian penyelidikan,” ujarnya saat ditemui di kantor Bea dan Cukai Pasuruan, Selasa (22/02/2022).

Kristianto juga mengatakan bahwa barang bukti rokok ilegal tersebut akan menjadi milik negara. “Barang bukti itu jika sudah diselidiki akan masuk menjadi aset negara,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya truk bermuatan rokok ilegal ini dimiliki oleh pabrik rokok Karunia 68 yang terletak di Desa Jabon, Sidoarjo. Sedangkan pemilik pabrik rokok ini bernama H Sudi.

Rencananya ratusan ribu rokok ilegal tersebut akan dikirimkan ke Malang. Namun, naas ratusan ribu rokok ilegal tersebut berhasil diamankan tim Bea dan Cukai Pasuruan pada, Jumat (14/01/2022). (ada/ted)