Jember (beritajatim. com) – Sebanyak 67 kepala daerah ditegur Menteri Dalam Kampung Muhammad Tito Karnavian karena belum menindaklanjuti rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Empat orang di antaranya adalah kepala wilayah di Jawa Timur, yakni Gubernur, Bupati Jember, Bupati Sidoarjo, serta Wali Kota Surabaya.

Sebagaimana dilansir situs berita Kantor Berita Nasional Antara, hingga 26 Oktober 2020, ada 131 rekomendasi KASN kepada 67 pemerintah daerah yang belum ditindaklanjuti. Sepuluh negeri provinsi belum menindaklanjuti 16 rekomendasi, 48 pemerintah kabupaten belum menindaklanjuti 104 rekomendasi, dan sembilan negeri kota belum menindaklanjuti 11 rekomendasi.

Kastorius Sinaga, Pekerja Khusus Mendagri mengatakan, KASN telah menerbitkan rekomendasi sanksi terhadap aparatur sipil negara yang melanggar netralitas dalam pemilihan kepala daerah. “Rekomendasi KASN dalam Surat Keputusan Bersama-sama (SKB Kemendagri, KASN, Badan Kepegawaian Negara, dan Badan Pengawas Pemilu) harus ditindaklajuti pejabat pembina kepegawaian (PPK): kalau di tingkat daerah gubernur, kalau di kabupaten merupakan bupati, dan kalau di kotamadya adalah wali kota, ” sekapur Sinaga, via telepon kepada beritajatim. com, Senin (2/11/2020).

Rekomendasi KASN ini juga ditembuskan kepada Mendagri. “Dalam tempo sepuluh hari, rekomendasi itu harus dilaksanakan PPK, ” kata Sinaga. Kemendagri melalui Inspektorat Jenderal mengingatkan biar kepala daerah segera melaksanakan rekomendasi KASN itu secara tepat zaman.

Bagaimana jika kepala daerah tak melakukan rekomendasi KASN ini? “Kalau tidak ditindaklanjuti, KASN bisa merekomendasikan kepada presiden untuk menjatuhkan sanksi. Ana tidak mau itu, ” prawacana Sinaga.

Sinaga percaya pemerintah daerah akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut. “Tidak ada pretensi buat menyangkal atau menolak, karena semua prosedurnya sudah ada, ” katanya.

“Namun karena ada deadline dalam aturan, kami ingatkan. Sebenarnya Kemendagri ingin menolong para PPK agar sesuai koridor sistem batas waktu dalam menindaklanjuti rekomendasi KASN ini, ” kata Sinaga. [wir/but]