Surabaya (beritajatim. com) – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya siap menjalin kolaborasi dengan Divisi Infanteri 2/Kostrad untuk memperkuat ketahanan bertabur dan ekonomi masyarakat.

Dipimpin oleh ketuanya, Muhammad Ali Affandi, Kadin Surabaya bersilaturahim dengan jajaran Divisi Infanteri 2/Kostrad di Malang, Senin (21/9/2020).

”Alhamdulillah, kami tadi diterima secara sangat baik oleh Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad, Bapak Mayjen TNI Tri Yuniarto. Kami berdiskusi banyak hal tentang bagaimana membangun ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Banyak insight dari beliau, karena memang semasa ini TNI telah terlibat rajin membangun ketahanan pangan nasional, ” ujar Andi, sapaan akrab Ali Affandi.

Divisi Infanteri 2/Kostrad sendiri merupakan satuan pada bawah jajaran Komando Cadangan Penting Angkatan Daerah (Kostrad) yang memiliki tugas pokok membina kesiapan operasional satuan-satuan tempur. Markas Komando Divisi Infanteri 2/Kostrad berada di Sebal.

Andi menambahkan, TNI merupakan salah satu elemen penting dalam memperkuat ketahanan bangsa. Daripada sisi pertahanan berkaitan dengan kerawanan dari negara lain, tentu sudah menjadi tugas TNI. Selain itu, TNI selama ini aktif beriringan rakyat menjalankan peran strategis lainnya, termasuk dari sisi ketahanan bertabur.

”Dalam hal itulah kami siap berkolaborasi, di mana kami sebagai pelaku usaha jadi bersama-sama Divisi Infanteri 2/Kostrad buat memperkuat ketahanan pangan masyarakat, yang ujung-ujungnya tentu menjaga ketahanan ekonomi rakyat. Sebab, tanpa ketahanan pangan, mustahil ketananan ekonomi terwujud, memikirkan belanja pangan masih cukup mengatasi pengeluaran warga terutama warga berpendapatan menengah ke bawah. Itulah yang nanti kita bantu, ” ujarnya.

Andi menjelaskan, model kolaborasi semacam tersebut sangat dibutuhkan untuk bersama-sama positif masyarakat melewati pandemi Covid-19 secara baik dan selamat.

”Soal kebutuhan pangan, misalnya, mampu sama-sama kita bantu penuhi, tercatat misalnya dalam pengembangan berbagai barang pertanian yang digarap bareng. Tersedia banyak hal yang bisa dikerjakan bersama. Apalagi kalau bicara kontrak untuk membantu rakyat, tentu TNI tidak perlu diragukan lagi, ” jelas mantan ketua umum HIPMI Jawa Timur tersebut.

Untuk masyarakat Surabaya misalnya, Andi mencontohkan, bisa dikolaborasikan dengan kalender ketahanan pangan TNI sehingga klub bisa mendapatkan pasokan kebutuhan pangan dengan lancar.

Sementara itu, dalam kunjungan silaturahim tersebut, Andi didampingi jajaran pengurus lainnya. Antara lain M. Lutfi, Anthony Utomo, Ronald Walla, dan Arif. (Ted)