Sumenep (beritajatim. com) – Bupati Sumenep A. Busyro Karim meminta agar para-para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada lingkungan Pemkab setempat dites urine secara berkala dengan sistem sewenang-wenang.

“Ini merupakan satu diantara upaya kami untuk memerangi peredaran narkoba di Sumenep, terutama agar para ASN bebas narkoba, ” kata Bupati Sumenep A. Busyro Karim, Jumat (11/9/2020).

Bahkan menurutnya, sejak awal, yakni ketika masih berstatus calon PNS, yang bersangkutan harus memiliki tulisan keterangan dari dokter yang membuktikan bebas dari narkoba berikut tulisan yang menyatakan tidak akan menyalagunakan narkoba.

“Untuk para ASN yang bakal naik pangkat, juga harus menyertakan surat keterangan bebas Narkoba daripada BNNK Sumenep, ” ujarnya.

Ia menambahkan, tes urin berkala itu diminta untuk dikerjakan tidak hanya bagi ASN, namun juga karyawan swasta, guru, bahkan siswa. “Bagi kami itu benar penting, agar Sumenep benar-benar terbebas dari peredaran narkoba. Diawali daripada para ASN nya dulu, ” ucapnya.

Sebelumnya, jejeran Polres Sumenep berhasil membekuk 100 tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu, mulai Januari – September 2020. Para tersangka berasal dari beraneka macam profesi. Dua diantaranta merupakan aparat sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sumenep. [tem/suf]