Kediri (beritajatim.com) – Diduga penyakit jantungnya kumat, seorang pria paruh baya di Kediri mati secara mendadak di sawah. Korban tiba-tiba ambruk usai mencari rumput untuk pakan ternak.

Nasib nahas ini dialami oleh Suparno (50), warga Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri. Dia meregang nyawa di area persawahan Dusun Grogol Kulo, Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya korban pergi ke sawah untuk mencari rumput. Suparno tidak sendiri. Melainkan bersama dua orang peternak lain yaitu, Jumadi dan Samino.

Mereka menuju berangkat ke sawah sejak pagi hari. Setelah merasa cukup memperoleh rumput untuk pakan ternak, ketiganya bermaksud pulang. Saat itu waktu menunjukkan pukul 11.00 WIB.Korban bersama kedua saksi berjalan menuju ke sepeda motornya.

Tetapi Suparno tiba-tiba terjatuh. Dia ambruk ke tanah. Melihat kejadian tersebut, Jumadi dan Samino pun bergegas menghampiri. Keduanya bermaksud untuk menolong korban. Tetapi, saat diperiksa korban sudah tidak bernyawa.

“Kedua saksi berusaha menolong korban untuk dibawa ke permukiman terdekat. Namun saat itu, mereka memastikan apabila korban sudah meninggal dunia,” kata Kapolsek Grogol, AKP Shokib Dimyati.

Tanpa berpikir panjang, kedua sanksi mengantar jenazah korban pulang ke rumahnya di Desa Blimbing. Sementara itu, kejadian tersebut akhirnya dilaporkan oleh Sutikno, Kepala Desa Kalipang ke kantor polisi.

Menerima laporan, Polsek Grogol bergerak cepat. Petugas bermaksud mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Tetapi, jenazah ternyata sudah dimandikan dan dikafani. “Kami datang jenazah sudah dikafani dan siap untuk diberangkatkan. Sehingga keluarga menolak untuk dilakukan penyelidikan dan menolak dilakukan visum,” jelas Kapolsek.

Pihak keluarga membuat surat pernyataan menerima kematian korban dengan ikhlas. Pembuatan surat pernyataan itu didampingi oleh Sekretaris Desa setempat. [nm/suf]