Gresik (beritajatim.com)- Pelaksanaan vaksin sinovac masih terus berlangsung di Kabupaten Gresik. Kali ini giliran Dandim 0817 dan Kapolres Gresik beserta 304 tenaga kesehatan (Nakes) juga turut divaksin. Pelaksanaan vaksin yang berlangsung di UPT Puskesmas Alun-Alun Gresik itu juga diikuti para influenzer yang mewakili golongan milenial.

Sebelum pelaksanaan vaksin dimulai, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres AKBP Arief Fitrianto. Terlebih dulu diperiksa tekanan darahnya, dan tensi suhu tubuhnya. Setelah menjalani semua itu, selanjutnya disuntik vaksin sinovac. “Perasaan saya biasa saja saat disuntik pun cuma terasa dua detik saat disuntik vaksin sinovac,” ujar Arief Fitrianto, Selasa (19/01/2021).

Alumni Akpol 2001 itu menuturkan, usai dirinya divaksin tidak ada efek sampingnya. Karena itu, masyarakat tak perlu takut atau kuatir terhadap vaksin sinovac.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan saat ini ada 304 nakes yang divaksin di seluruh puskesmas. “Tahap awal baru 304 nakes di 30 puskesmas selanjutnya semua nakes akan menerima vaksin sinovac,” ungkapnya.

Ia menambahkan, khusus Puskesmas Bawean. Pengiriman vaksin baru dikirim karena terkait dengan penyimpanan. “Kecuali Puskesmas Bawean memang vaksinnya baru dikirim. Pasalnya, disana masih disiapkan tempat penyimpanannya,” imbuhnya. [dny/kun]