Surabaya (beritajatim.com) Edi (52) warga Jalan Bulak Banteng Wetan Gang 9A harus menerima pil pahit kehilangan satu-satunya rumah yang ia miliki di Surabaya usai terbakar habis, Selasa (03/04/2022). Dari informasi yang dihimpun beritajatim, saat itu penghuni rumah sedang berkunjung ke rumah sanak saudara untuk merayakan idulfitri.

Dini (35) salah satu tetangga sekitar menjelaskan, dirinya saat itu sedang keluar untuk membeli makan. Namun, ia melihat tiba-tiba kepulan asap dan api meninggi dari rumah Edi. Ia pun lantas melihat warga berbondong-bondong mematikan api agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya.

“Katanya ada yang denger suara kayak mbledos gitu mas. Kayaknya korsleting listrik soalnya rumahnya kosong ditinggal berkunjung ke sanak saudara mas,” ujar Dini.

Sementara itu, Kepala Dinas PMK Kota Surabaya menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran dari CC Room 112 pada pukul 15.06 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 15.11 WIB. “Api dinyatakan padam pada pukul 15.23 WIB dan kondusif pada pukul 15.45 WIB,” ujar Dedik.

Untuk memadamkan api, pihaknya mengirim 13 unit mobil pemadam. Selain itu, Ia mengatakan, sebagian besar rumah ludes dilalap api hingga 70% dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Yang terbakar parah hingga roboh itu bagian kamar, ruang tamu dan bisa dilihat sendiri atap sudah roboh,” imbuh Dedik.

Ditanya terkait penyebab kebakaran, pihaknya menduga kebakaran terjadi karena arus pendek (korsleting listrik). “Untuk sementara dugaannya korsleting listrik,” tegas Dedik. (ang/kun)