Gresik (beritajatim.com) – Kebakaran kembali melanda di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini, dua warung dilalap api di area pemukiman padat tepatnya di Jalan Gubernur Suryo. Diduga penyebab kebakaran tersebut berasal dari konsleting listrik.

Peristiwa kebakaran itu bermula dari sebuah warung makan. Menurut salah satu saksi Farid (37) menceritakan dirinya kaget tiba-tiba ada asap tebal muncul dari warung makan. Melihat hal itu, spontan dirinya melaporkan ke PT Pemadam Kebakaran (PMK) Gresik. “Dalam hitungan detik api langsung membesar. Warga yang melihat berusaha memadamkan api dengan seadanya. Tapi api terus berkobar,” tuturnya, Minggu (10/10/2021).

Kepala UPT PMK Gresik, Eka Prapangasta mengatakan, butuh waktu satu jam untuk memastikan api benar-benar padam. Setelah satu armada PMK dibantu armada dari PMK PT Petrokimia Gresik. “Penyebabnya diduga korsleting listrik. Bermula dari warung makan kemudian merambat ke kios pangkas rambut dan kios lainnya,” katanya.

Beruntung, si jago merah dengan cepat bisa dijinakkan. Sehingga, api tidak meluluh lantahkan warng yang berada dekat Pasar Baru Gresik tersebut. Namun, atap warung makan terpaksa dijebol karena sulitnya akses masuk.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai puluhan rupiah. Setelah api padam, petugas langsung melakukan pembasahan agar mengantisipasi munculnya bara api yang memicu kebakaran susulan.

UPT PMK Gresik mencatat mulai Januari hingga September 2021 ada 273 kejadian. Rinciannya, 116 kejadian rescue atau penyelamatan dan 157 kebakaran. Artinya, selama sebulan ada 17 kebakaran. “Saya menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada. Sebab, hal sekecil apapun bisa menimbulkan kebakaran,” pungkas Eka. [dny/kun]