Jember (beritajatim. com) – Formulir pencalonan bupati dan wakil tumenggung dari Partai Berkarya untuk pasangan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman tidak diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (4/9/2020).

Formulir pencalonan untuk Hendy-Firjaun dari Berkarya ini ditandatangani Ketua Umum Hutomo Mandala Putra dan Sekretaris Jenderal Priyo Budi Santoso. “Sesuai Peraturan KPU RI, saya menggunakan regulasi yang ada, yaitu surat keputusan terakhir Menteri Patokan dan HAM, ” kata Pemimpin KPU Jember M. Sya’in.

Kementerian Hukum dan Sah Asasi Manusia RI saat tersebut mengakui kepengurusan Partai Berkarya dengan Ketua Umum Muchdi Purwopranjono serta Sekretaris Jenderal Badarudin Andi Picunang. Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Berkarya yang diketuai Muchdi ini menggugurkan rekomendasi untuk pasangan Abdus Salam dan Ifan Ariadna Wijaya.

Ketua Awak Pengawas Pemilu Jember Thobrony Peninggalan membenarkan, jika kepengurusan Berkarya dengan diakui dan dianggap sah oleh Kemenkumham adalah versi Muchdi. “Yang diakui adalah kepengurusan Muchdi Pr, karena yang diunggah di Sipol (Sistem Informasi Partai Politik) ialah kepengurusan tersebut, ” katanya.

Hendy sendiri tidak mempersoalkan jika rekomendasi Bekerja untuknya tidak diakui KPU Jember. “Kami mendapat rekom ini di dalam 9 Juli 2020, kami tak berpikir ada dualisme. Kalau ana dipercaya Berkarya alhamdulillah. Secara internal setelah 11 Juli ternyata tersedia Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) dan di situ ada pergantian pimpinan, dan ada keputusan menkumham seperti itu, kami mengikuti saja. Tidak ada persoalan buat saya. Mau diambil ke sana bisa, mau diambil kami juga bisa, ’ katanya.

Secara demikian lima partai yang diakui sah mendukung Hendy-Firjaun, yakni Partai Demokrat (2 kursi di DPRD Jember), Partai Nasdem (8 kursi), Partai Keadilan sejahtera (6 kursi), Partai Persatuan Pembangunan (5 kursi), dan Gerindra (7 kursi). [wir/ted]