Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah mobil pikap Daihatsu Gran Max nopol AD 8122 AB muatan botol bekas celaka di Tol Ngawi KM 562, masuk Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Selasa (27/7/2021) pukul 18.30 WIB.

Akibat kecelakaan itu, sang pengemudi Farid Nugroho (36), warga Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tewas saat dilarikan ke RSUD dr Soeroto, Ngawi. Sementara muatan botol bekas berserakan di jalan.

“Kami berjalan dari arah Surabaya menuju Solo. Kami hilang kendali saat mendahului kendaraan lain,” terang Rizal, (23), warga Dampit, Kabupaten Malang, penumpang mobil pikap, Selasa (27/7/2021).

Mobil itu langsung oleng ke kanan dan menabrak pagar pembatas jalan. Rizal yang masih sadar pun meminta tolong pada kendaraan lain yang lewat. Karena rekannya masih bisa ditolong saat itu. Namun, tak ada yang berhenti.

“Akhirnya baru petugas jasa marga yang datang menolong kami. Pengemudi langsung dibawa ke rumah sakit. Tapi, tidak tertolong karena sudah meninggal saat perjalanan,” katanya.

Dia mengatakan bahwa hendak mengantarkan botol-botol bekas ke Sragen. Dan hanya mereka berdua yang mengantar. Petugas Jasa Marga Ngawi Kertosono lantas membersihkan botol bekas yang berserakan di jalan.

Berikut pihak kepolisian masih menyelidiki kejadian tersebut. Pihak kepolisian mengamankan mobil sebagai barang bukti. [fiq/suf]