Magetan (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur kawasan Jalan Tembus Tawangmangu Sarangan masuk Desa Ngancar, Plaosan, Magetan mengakibatkan material tanggul meluber ke jalan Minggu (6/2/2022) pukul 18.00.

Sebanyak 15 personil BPBD Magetan dan relawan gabungan membersihkan material karena mengganggu lalu lintas dan diduga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, Senin (7/2/2022).

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Eka Wahyudi membenarkan hal tersebut. Pihaknya sempat memantau lawasan itu dan karena mengakibatkan longsor, pihaknya membantu untuk segera mengevakuasi material glangsing penahan tanggul tersebut karena berbahaya bagi pengguna jalan.

BPBD Magetan dan relawan setempat saat bersihkan material yang terbawa banjir di Jalan Tembus Cemoro Sewu Sarangan, Senin (7/2/2022)

”Karena ada dua kendaraan roda empat yang sempat mengalami kecelakaan di dekat lokasi melubernya material, satu orang mengalami luka. Kuat dugaan disebabkan karena tergelincir atau karena mencoba menghindari material. Karena itu, kami segera bergerak untuk mengevakuasi material yang meluber di jalan raya,” kata Eka, Senin (7/2/2022).

Sementara itu, di wilayah Desa Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, material longsoran menutup jalan baru Tawangmangu Minggu (6/2/2022) malam. Arus lalu lintas sempat dialihkan ke jalan Tawangmangu Sarangan Lama. Petugas gabungan baru membersihkan material longsoran.

”Kami dan petugas dari Damkar Pemkab Karanganyar mencoba mengevakuasi material longsor. Sementara jalan masih belum bisa dilewati karena masih membahayakan pengguna jalan. Masih banyak lumpur,” kata Wakapolsek Tawangmangu, Iptu Mahmudi saat ditemui di lokasi, Senin (7/2/2022)

Tebing setinggi 120 meter mengakibatkan pipa air minum swadaya warga setempat putus. Air yang meluber dari pipa mengakibatkan longsoran semakin parah. Hingga petugas memilih untuk mengalihkan arus lalu lintas di jalan lama baik bagi pengendara yang hendak ke arah Jawa Tengah maupun Jawa Timur. (fiq/ted)