Kediri (beritajatim.com) – Komunitas Ojek Online baik Gojek maupun Grab menjadi salah satu pahlawan selama pelaksanaan PPKM Darurat. Berbagai kegiatan masyarakat seperti memesan makanan, mengirim barang dilakukan secara online melalui mereka.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi pun memberikan apresiasi kepada para driver ojek online (ojol) dengan memberikan bantuan sembako kepada 100 orang. “Ojek online adalah pahlawan selama PPKM Darurat,” ungkap Wahyudi, Kamis (15/7/2021).

AKBP Wahyudi melakukan audiensi singkat dengan komunitas ojek online. Dalam penerapan PPKM Darurat ini, para ojek online baik Gojek maupun Grab tidak ada kendala dalam operasional meskipun dilakukan pembatasan dan penyekatan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Komunitas ojek online mendapat akses dari petugas pengamanan PPKM Darurat untuk melakukan pekerjaannya. Sehingga mereka tidak ada kendala untuk mencari nafkah. “Walaupun ada pembatasan dan penyekatan, tidak ada kendala antara driver ojek online dengan petugas pengamanan selama PPKM Darurat,” tegasnya.

Selain memberikan bantuan sembako kepada para driver ojek online, Polres Kediri Kota juga membagikan 50 paket sembako yang diantar oleh driver ojek online kepada kaum difabel yang ada di Kelurahan Tosaren, Kota Kediri. [nm/suf]