Surabaya (beritajatim. com) – Satreskoba Polrestabes Surabaya sudah menyerahkan berkas perkara ketiga tersangka di dalam kasus peredaran sabu-sabu (SS). Bahkan berkas tersebut kabarnya sudah dilimpahkan penyidik ke Kejari Surabaya.

Penyidikan terhadap tindak kejahatan penyalahgunaan narkotika oleh tiga perseorangan polisi telah rampung dan di dalam proses pemeriksaan jaksa. “Tahap I sudah kami terima. Masih kita periksa berkasnya, ” ujar Kasi Pidum Kejari Surabaya Farriman Isandi Siregar, Minggu (12/7/2020).

Farriman menjelaskan, berkas perkara tersebut dilimpahkan pekan ini. Jaksa masih melakukan penelitian berkas tersebut. Kalau berkas yang diteliti ternyata sudah dinyatakan lengkap, maka ketiga tersangka akan segera dilimpahkan ke jaksa dan segera disidangkan.

Karena kondisi pandemi seperti ini, diperkirakan tiga oknum akan mengikuti sidang virtual. “Masih kami pelajari. Jika nanti lengkap maka sidang segera dilakukan, ” tambah Farriman.

sesuai yang diketahui ketiga oknum petugas ini disangka dengan pasal pemakai narkoba. Yakni, Pasal 127 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan buatan tes urine, tiga oknum itu dinyatakan positif mengonsumsi sabu-sabu. Tetapi, tidak ada barang bukti narkotika yang ditemukan bersama para tersangka.

Usai dipidana, ke-3 oknum ini juga terancam dipecat sebagai polisi. Mereka akan disidang secara etik. Sidang etik itu akan dilaksanakan setelah mereka divonis bersalah oleh hakim. Jika dinyatakan terbukti bersalah, sanksi terberat itu bisa dipecat secara tidak segan.

Sebagaimana diberitakan, 3 oknum anggota Polsek Mulyorejo sebelumnya ditangkap Tim Pengamanan Internal (Paminal) Polda Jatim. Mereka antara lain Bripka Anang Rahmanto, Bripka Lukfi Rahman dan Brigpol Faisal Belas kasih. Mereka diduga mengonsumsi sabu yang menjadi barang bukti penangkapan seorang tersangka narkoba. [man/suf]