Jakarta (beritajatim. com) – Penyidik KPK melaksanakan Tahap II buat perkara atas nama Tersangka/Terdakwa Zaenal Abidin yang juga mantan Besar Dinas (Kadis) PUPR Kabupaten Mojokerto kepada Tim JPU.

“Perkara ini adalah pengembangan dibanding Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasha dimana Tersangka/Terdakwa diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 1 Miliar lebih secara bertahap dari Eryk Armando Talla (kontraktor), ” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Rabu (13/5/2020).

Tempat menambahkan, terdakwa selanjutnya akan dilakukan penahanan kembali selama 20 keadaan kedepan terhitung dari tanggal 13 Mei 2020 sampai dengan 1 Juni 2020 di Rutan KPK K4. “Tim JPU akan cepat melimpahkan berkas perkara Terdakwa di dalam waktu 14 hari kerja ke PN Tipikor Surabaya, ” cakap Ali.

Seperti diketahui, KPK telah menahan Zainal di dalam Rabu 15 Januari 2020, Zainal bersama-sama dengan H. Mustofa Kamal Pasa, selaku Bupati Mojokerto periode Tahun 2010-2015 dan Tahun 2016-2021, menerima gratifikasi yang berhubungan secara jabatannya dan yang berlawanan secara kewajiban atau tugasnya.

Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Manipulasi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 mengenai Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Jumlah total dana pengakuan gratifikasi oleh Mustofa Kamal Pasa (Bupati Mojokerto) periode tahun 2010 s. d 2018, sekitar Rp. 82, 355, 853, 159, – (Delapan puluh dua miliar tiga ratus lima puluh lima juta delapan ratus lima puluh 3 ribu seratus lima puluh sembilan).

Adapun peran Simpulan Zaenal Abidin yaitu mengatur pemenangan rekanan yang ditunjuk oleh Mustofa Kamal Pasa untuk mengerjakan pekerjaan/proyek di Dinas PUPR Kab. Mojokerto, meminta kepada rekanan atas fee yang diminta Mustofa Kamal Pasa untuk dipenuhi rekanan, dan selalu menerima fee proyek dari rekanan yang mengerjakan proyek/pekerjaan di Dinas PUPR Kab. Mojokerto tersebut. [hen/suf]