Surabaya (beritajatim.com) – Meningkatnya kasus penyebaran Covid 19 di Bangkalan, Madura pada Minggu (6/6/2021) membuat Pemerintah Kota Surabaya bergegas memblokade kawasan Jembatan Suramadu bagi pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang akan masuk dari Madura menuju Surbaya.

Hasilnya banyak para pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa harus menunggu lebih dari tiga jam untuk bisa masuk Kota Surabaya. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kota Surabaya memberlakukan swab antigen masal kepada para pengendara yang akan masuk Kota Surabaya.

Salah satunya Ervan Ari, pengendara asal Surabaya ini terjebak sudah lebih dari tiga jam sejak pukul 02.30 hingga 17.17 ini dirinya masih berada di posisi tengah jembatan Surabaya.

“Saya tidak tahu dan lupa ngga baca berita kalau Bangkalan lockdown, saya baru pulang dari Madura lewat sini ternyata sudah macet total ngga bergerak dari setengah tiga tadi sampai sekarang. Katanya sih ini nunggu yang keluar dari Suramadu di swab antigen mana susah mau buang air kecil,” ungkap Ervan ketika dikonfirmasi.

Sementara itu hal serupa pun dirasakan Amanda Fani Candra, gadis asal Kamal ini mengaku tidak tahu begitu masuk gate tol Suramadu sudah banyak masyarakat yang berhenti sembarangan ditengah jalan baik kendaraan roda dua maupun empat. Bahkan banyak dari pengendara ini memutuska untuk mundur dan keluar dari pintu masuk tol.

“Kaget karena masuk tol udah rame berhenti semua, hampir empat jam terjebak di Suramadu banyak pengendara yang nyerobot antrian dan bahkan banyak kendaraan yang putar balik,” ungkap Amanda.

Sementara itu ditanya apakah menjadi salah satu pengendara yang di swab ia menegaskan jika tidak sempat di swab ia menduga salah satunya plat nomor kendaraan miliknya bukan dari Madura.

“Di video yang saya terima di grup ada himbauan untuk putar balik, namun waktu saya lewat sudah tidak ada himbauan lagi. Dan sudah tidak terlalu ketat penjagaannya sehingga saya bisa lolos lewat pos pemeriksaan,” imbuhnya.

Rencananya dari hasil koordinasi Pemerintah Kota Surabaya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan membangun Rumah Sakit Lapangan di dekat Suramadu sisi Madura yang ditujukan bagi pengendara yang hasilnya Positive Covid 19 dari hasil swab antigen on the spot. Rencananya selana kasus Covid 19 di Kabupateb Bangkalan masih tinggi penyekatan dan wajib swab ini tetap akan dilakukan.[way/kun]