Surabaya (beritajatim.com) -Andre Paul (30) warga jalan Rungkut Mapan Barat mengaku dalam pengaruh alkohol saat mengendarai Mobil Honda Brio L 1995 EA abu abu metalik yang terbalik di Jl Ngagel Jaya Selatan, Surabaya, sekitar pukul 23.45 WIB.

Pengakuan tersebut disampaikan oleh Paul saat dirawat ambulan milik PMI kepada salah satu petugas ambulan laki – laki yang menggunakan rompi merah.

“Iya sudah ngaku kalo habis minum alkohol dan mabuk mas, untuk lokasi habis minum dimana saya ndak tau,” ujar Petugas ambulan yang enggan namanya disebutkan, Kamis (4/11/2021).

Ketika dikonfirmasi oleh beritajatim. com, Anggota Unit Lalu Lintas Polsek Gubeng, Bripka Made Arya belum berani memastikan apakah pengendara mengemudi dengan keadaan mabuk.

Ia hanya menjelaskan bahwa diduga pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi sehingga hilang kendali saat di lokasi kejadian.

“Dugaan sementara pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga hilang kendali saat di pertigaan, sehingga menabrak tiang  traffic light dan terbalik, kalo mabuk kita periksa dulu di Polsek Gubeng mas” ungkap Made Arya.

Pantauan Beritajatim di lokasi, Pengendara Andre Paul Oktavianus (30) warga Jl Rungkut Mapan Barat I hanya mengalami luka ringan, selain itu ia juga mengalami syok berat dan mendapat pertolongan medis serta menjalani perawatan di mobil ambulance PMI kota Surabaya. Ia hanya bisa menutupi wajah dengan kaos merah yang ia gunakan.

Sebelumnya, Sebuah mobil Honda Brio Abu – Abu L 1995 EA terbalik saat melintasi Jalan Raya Ngagel Selatan, pada Rabu, (03/11/2021) sekitar pukul 23.45 WIB.

Ade (25) salah satu saksi yang melihat langsung kejadian ini menceritakan bahwa mobil tersebut berjalan melintas Jalan Ngagel Tama dengan kecepatan tinggi. Ia pun sempat hampir ditabrak karena mobil melaju kencang. (ang/ted)