Mojokerto (Beritajatim.com) – Kebakaran terjadi di PT Saprindo Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupateb Mojokerto, Sabtu (7/8/2021). Diduga api muncul dari mesin pengumpul debu yang disebabkan penumpukan bahan triplek yang melebihi kapasitas.

Akibat tiupan angin kencang menyebabkan kebakaran di pabrik beras milik Fauzan Rasidin tersebut. Sedikitnya tiga unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi kebakaran. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi mengatakan, kebakaran yang terjadi di PT Saprindo dikarenakan mesin eror. “Kebakaran bermula, karena penumpukan bahan triplek yang melebihi kapasitas sehingga mengakibatkan technical eror pada mesin,” ungkapnya.

Masih kata Kapolsek, karena mesin eror mengakibatkan trobel pada bagian dust collector atau mesin pengumpul debu. Muncul percikan api di mesin pengumpul debu, api yang semula kecil dikarenakan angin yang bertiup cukup kencang menyebabkan api semakin membesar.

“Akibatnya, api membakar mesin dan tumpukan triplek. Ada tiga unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi, alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya kerugian materi yang dialami pemilik pabrik sekira Rp30 juta,” jelasnya. [tin/kun]