Mojokerto (beritajatim.com) – Pencurian sepeda angin terjadi di halaman Masjid Nurul Iman Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pencurian yang terjadi di awal tahun 2022 tersebut dilakukan pelaku dengan cara menyamar ikut jamaah Sholat Magrib.

Aksi pencurian yang terjadi pada, Sabtu (1/1/2022) petang tersebut terekam kamera CCTV (Closed Circuit Television) masjid. Pelaku yang memakai sarung berwarna merah dan kaos biru tersebut sebelumnya berpura-pura menjadi jamaah sholat.

Diduga saat jamaah tengah menunaikan Sholat Magrib, pelaku mengambil salah satu sepeda angin milik salah satu jamaah yang terparkir di halaman masjid. Aksi pelaku kepergok anak-anak yang menunaikan Sholat Magrip, meski dikejar namun pelaku berhasil kabur membawa barang curiannya

Aksi pencurian sepeda angin milik anak Kepala Desa (Kades) Brangkal tersebut terekam kamera CCTV masjid yang ada di depan halaman masjid. Tampak puluhan anak-anak mengejar pelaku yang membawa kabur barang curian, namun tidak berhasil menangkap pelaku.

Takmir Majid Nurul Iman, Sutaji mengatakan, aksi pencurian terjadi saat Sholat Magrib berjamaah. “Pada waktu Sholat Maghrib rakaat terakhir, yang mengetahui anak-anak. Anak-anak keluar masjid banyak, mengejar pelaku tapi tidak tertangkap,” ungkapnya, Senin (3/1/2021).

Tangkapan layar pencurian sepeda

Namun mereka tidak berhasil menangkap pelaku yang membawa barang curian ke arah utara. Menurutnya, aksi pencurian sudah terjadi kali ketiga di Masjid Nurul Iman. Pihak masjid sudah mengantisipasi terjadinya pencurian dengan memasang kamera CCTV di depan masjid.

“Di CCTV jelas terlihat, pencurinya sudah dewasa. Pakai sarung warna merah, kaos biru. Ini pencurian yang ketiga, sebelumnya juga pencurian sepeda angin. Sepeda merk Polygon, kemarin juga Polygon. Kita sudah pasang CCTV, ada dua CCTV dipasang di depan masjid tapi masih ada pencurian,” katanya.

Menurutnya, aksi pencurian sepeda angin kali ketiga di Masjid Nurul Iman tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian meski tidak secara formal. Pihak masjid berharap, pelaku dapat tertangkap dan pencurian tidak lagi terjadi di Masjid Nurul Iman. [tin/ted]