Surabaya (beritajatim. com) – Awal pasar ini publik Surabaya digemparkan secara beredarnya foto orang dekat Gubernur Jawa Timur Khofifah, Gus Hans, dengan Sekjen PDIP Hasto Kristanto.

Foto ini diduga diambil saat pertemuan antaranya keduanya baru-baru ini terkait Pilwali Surabaya. Beredar kabar, saat ini Gus Hans merupakan salah satu wujud yang memiliki peluang menjadi Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya usai PDIP santer disebut bahan memberikan rekom Calon Wali Praja Surabaya ke Whisnu Sakti Dunia.

Status Gus Hans yang merupakan pengurus DPD I Partai Golkar Jawa Timur, apakah menjadi pertanda jika partai berlogo beringin ini bakal merapat ke PDIP?

Sebagai bahan, saat ini Golkar bersama sebesar partai lain seperti PKB-NasDem-Demokrat-PAN-PKS sempat mendeklarasikan dukungan kepada mantan Kapolda Jatim Machfud Arifin.

Ketua DPD II Partai Golkar Surabaya Blegur Prijanggono melihat jika pertemuan antara Gus Hans dan Sekjen PDIP merupakan upaya pengembangan elektabilitas.

“Saya melihat positif thinking. Gus Hans meningkatkan elektabilitas Gus Hans sendiri untuk bisa meyakinkan pemilih. Sehingga apapun yang ditetapkan Gus Hans, sah-sah saja, ” ujar Blegur.

Terkait daya Golkar pindah gerbong, Blegur menunjuk jawaban diplomatis. Menurutnya, hal itu merupakan ranah DPP partai. “Itu keputusan DPP. Kita pelaksana perintah di Surabaya, kita seandainya ada petunjuk DPP arah kanan kiri maka kita ikuti, ” katanya.

“Politik itu hamba rasa kita dinamis. Bukan berarti kita tidak konsisten pada pertolongan. Sampai hari ini putusan tentu dukung Pak MA, ” mengakhiri Blegur. [ifw/but]