Surabaya, (beritajatim. com) – Polisi akhirnya bisa tuntaskan pekerjaan vila (PR) pencurian sepeda motor di Jalan Kupang Gunung Timur 1/19 Surabaya, pada Jumat 01 Mei 2020 pukul 19. 00 WIB.

Korban Linawati (32) kehilangan sepeda motornya setelah besar pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dibekuk  oleh unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Satu pelaku yakni, Ahmad Wira Santika (24) asal Ustaz Lombok Lama 1 Buntu Surabaya turut diamankan dengan kaki tertembak.

“Dua pelaku, Dafit Pranata (20)  asal Jalan Ploso Gg. 2E Surabaya dan Muhammad Eko Satrio (25) asal Ustaz Lebak Timur Gg. 3 Surabaya dibekuk, dan Ahmad Wira jadi kabur, ” jelas  Iptu Terkenal Kurnia Putra, Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya.

“Kita dapat mengidentifikasi keberadaan pelaku dari keterangan dua temannya dengan lebih dulu diamankan. Hingga keputusannya pelaku AWS ini kita amankan juga, ” lanjutnya, Kamis (28/5/2020).

Berdasarkan keterangan dari para pelaku, mereka sudah beberapa kali menyelenggarakan pencurian sepeda motor. Beberapa diantaranya di Jalan Kupang Gunung Timur 1/19 Surabaya pada Jum’at 01 Mei 2020 hasil Honda CBR, di ATM Kapas Krampung Surabaya, pada, Senin 09 Mei 2020 pukul 08. 00 WIB, hasil Yahama Jupiter dan di Bulevar Pacar Kembang Gg. 3 di dalam hari Minggu 18 Mei 2020 pukul 01. 00 WIB dengan hasil HP.

“Seperti dua pelaku lainnya, pelaku Ahmad ini juga mencoba kabur zaman hendak disergap, akhirnya ditembak dalam bagian kaki setelah tak membalas tembakan peringatan. Sampai akhirnya kita beri tindakan tegas terukur secara melumpuhkan kaki para pelaku, ” tambah Agung Kurnia.

Dalam aksinya, para pelaku tersebut lebih dulu berputar-putar mencari sasaran sepeda motor dan pelaku meresap ke pekarangan rumah (kos) lalu mengambil sepeda dengan cara merusak kunci setir dengan kunci model T. Barang bukti yang menimbrung diamankan berupa, 2 (dua) bagian HP (2) 1(satu) buah KTP, KIS, Kartu brobat, Kartu pasien, ATM atas nama korban & 1 unit sepeda motor Beat sarana pelaku. (man/ted)