Magetan (beritajatim.com) – Seorang pria paruh baya tewas ditabrak KA Singasari Jurusan Blitar – Jakarta pukul 19.00 di Desa Sumberejo, Kecamatan Maospati, Magetan, Sabtu (23/10/2021). Kejadian itu semula dilaporkan oleh masinis yang merasa menabrak seseorang saat melintas jalur tersebut.

Polisi yang menerima laporan lantas menuju tempat kejadian perkara. Korban dinyatakan tewas dengan luka parah di bagian kepala dan tangan usai ditabrak kereta dari arah Blitar ke Jakarta. Tak ada tanda pengenal yang dibawa oleh korban. Hanya menggunakan baju warna oranye bertuliskan Nasi Pecel Madiun.

“Tidak ada yang mengenali. Bukan warga Sumberejo maupun warga desa tetangga. Tidak ada tanda pengenal atau identitas yang dibawa. Hanya ada uang Rp 9.000 dan yang mencolok kaosnya warna oranye bertuliskan Nasi Pecel Madiun. Usia diperkirakan 50 hingga 60 tahun,” ungkap Towilan, kades setempat, Sabtu (23/10/2021).

Dia memperkirakan korban adalah ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Dan kebetulan sering lalu lalang di sekitar perlintasan kereta yang cukup dekat dengan dengan pemukiman warga dan area persawahan warga itu.”Dapat info justru dari masinis. Kami dapat laporan, kami cek, bersama pihak kepolisian. Ternyata bukan warga kami, dan bukan warga desa sebelah. Kemungkinan besar memang orang dari luar,” katanya.

Meski begitu, Towilan membenarkan kalau kawasan area persawahan yang dekat dengan perlintasan kereta api itu cukup diwaspadai. Lantaran, tiga bulan lalu warganya sempat jadi korban kecelakaan kereta. [fiq/suf]