Lamongan (beritajatim.com) – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lamongan melaksanakan bakti sosial dengan membagikan paket bantuan sosial (bansos) berupa sembako.

Dalam kegiatan sosial ini, PWI bekerjasama dengan Bank Jatim Cabang Lamongan untuk menyerahkan secara langsung 100 paket sembako kepada masyarakat Desa Kembangbahu Kecamatan Kembangbahu yang terkena imbas pandemi, Rabu (28/7/2021).

Pada kesempatan tersebut, Ketua PWI Lamongan Bachtiar Febrianto menyampaikan, aksi sosial ini merupakan langkah kongkret yang dilakukan oleh wartawan dan pihak Bank karena peduli terhadap warga yang saat ini terdampak akibat Pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PPKM Level 4.

Lebih lanjut, pria yang akrab dipanggil Febri tersebut mengatakan, 100 Paket sembako ini disalurkan secara khusus kepada guru ngaji, guru honorer dan warga kurang mampu di desa tersebut. “Penanganan Covid-19 harus dilakukan dengan kerjasama semua pihak, harus bahu membahu, pembagian sembako kerjasama PWI dan Bank Jatim Lamongan ini semoga bermanfaat,” sambungnya.

Selain itu, Ketua PWI juga mengharapkan kepada penerima bantuan tetap menjaga prokes, salah satunya dengan memakai masker, karena itu benteng terakhir dalam upaya melindungi diri. “PWI terus berusaha untuk mengedukasi masyarakat agar menerapkan prokes. Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan mudah-mudahan pandemi segera berakhir,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bank Jatim Cabang Lamongan, Sigit Triatmoko. Dalam sambutannya dirinya mengatakan, baksos yang digelar ini sebagai bentuk kepedulian Bank dan PWI terhadap warga yang terdampak Covid-19, dan ini semua terlaksana berkat perjuangan bersama di tengah situasi yang kurang baik ini.

“Kita semua terdampak, maka harus bergerak dan saling bahu membahu bersama Pemerintah untuk berjuang bersama-sama. Terimakasih kepada PWI, Pak Camat, Kepala Desa dan masyarakat. Semoga kepedulian kami ini bisa bermanfaat dan barokah bersama,” tuturnya.

Lebih jauh, Sigit juga menyebutkan, bahwa Bank Jatim sendiri merupakan Bank yang dibesarkan oleh masyarakat Lamongan. Hal itu dibuktikan bahwa selama pandemi tahun 2020, Bank ini mampu menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan total 4,9 Miliar.

Saat ini, Sigit menambahkan, pihaknya juga telah membuka diri bagi masyarakat yang membutuhkan modal dengan KUR di mana bunganya hanya 6 persen. “Masyarakat yang membutuhkan modal untuk usaha bisa memanfaatkan program KUR,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Kembangbahu Arifin yang juga hadir dalam kegiatan ini mengatakan, bahwa Bank Jatim dan PWI selama ini selalu berkolaborasi dengan segala elemen dalam penanganan dampak Covid-19. “Kita bersyukur kepedulian kepada kita semua yakni masyarakat mereka masih bisa hadir. Kembangbahu sendiri saat ini sudah menurun tingkat kematianya 99,9 persen,” tandasnya. [riq/suf]