Surabaya (beritajatim. com) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan piagam penghargaan pada seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dan juga RT/RW yang telah membantu menangani pandemi Covid-19. Penghargaan tersebut merupakan bentuk terimakasih Wali Kota Risma kepada bervariasi pihak yang telah bahu-membahu mengatasi Covid-19 selama ini.

“Jadi, penghargaan itu diberikan pada berbagai pihak yang telah membangun pemkot dalam menangani pandemi, tak hanya RT/RW/LKMK saja yang diberi, tapi semua jajaran di pemkot juga diberi, termasuk BIN, kepolisian, kader kesehatan, pemberi CSR, dan berbagai instansi lainnya, ” introduksi Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, Kamis (10/12/2020).

Menurut Febri, penanganan pandemi Covid-19 di Kota Surabaya dilakukan secara kolaborasi berbagai pihak, baik Pemkot Surabaya, TNI-Polri, warga, pihak preman, dan berbagai instansi terkait yang lain. Dengan adanya kolaborasi itu, oleh sebab itu penanganan Covid-19 di Kota Satria lebih mudah dan saat ini sudah bisa dikendalikan.

“Tentu kami sangat menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah bersinergi dan berkolaborasi dalam mengatasi pandemi ini. Nah, untuk mengirimkan terimakasihnya itu, Ibu Wali Kota kemudian memberikan penghargaan kepada semua pihak, termasuk RT/RW dan semesta jajaran, ” kata dia.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto membuktikan, sejak Maret hingga saat itu pemkot terus konsisten melakukan penanganan Covid-19. Bahkan, berbagai kegiatan di rangka pencegahan Covid-19 terus dilakukan. Salah satu yang terus dikerjakan hingga saat ini adalah menyelenggarakan penyemprotan disinfektan di berbagai bercak di Surabaya, mulai perkampungan, objek-objek vital, perkantoran dan berbagai wahana publik lainnya.

“Selain itu, kami juga terus membantu penyiapan wedang pokak dan telur rebus yang dilakukan di bagian umum. Wedang pokak dan telur rebus itu biasanya diberikan kepada pasien dan warga yang terdampak Covid-19, ” kata Eddy.

Di tepi itu, para personil Satpol PP Surabaya bersama jajaran terkait pula terus melakukan berbagai operasi aturan kesehatan, mulai dari operasi taat masker, operasi Swab Hunter, berdiam Rapid tes on the spot, operasi RHU, operasi restoran, & fasilitas perkantoran lainnya. Bahkan, ia juga memastikan bahwa berbagai proses itu terus dilakukan hingga era.

“Jadi mulai Maret sampai hari ini operasi itu terus berjalan. Bahkan, kami serupa terus mengedukasi warga supaya langsung menerapkan protokol kesehatan, baik memakai masker, jaga jarak dan rutin cuci tangan, ” kata dia.

Eddy juga memastikan bahwa setelah ada imbauan lantaran Wali Kota Risma untuk memori gelombang kedua Covid-19, maka pihaknya juga terus bergerak dan langsung memperketat pengawasan protokol kesehatan, bagus yang ada di pasar-pasar, perkantoran, di pos-pos dan fasilitas publik lainnya.

“Semua berdiam dan edukasi warga ini mau terus kami lakukan hingga tersedia pernyataan dari pemerintah bahwa Surabaya sudah terbebas dari Covid-19, ” pungkasnya. [ifw/but]