Magetan (beritajatim. com) – Seekor ular lanang lembu (Coelognathus radiatus) masuk ke panti dinas Wakil Bupati Magetan pada jalan Jaksa Agung Suprapto. Karena khawatir membahayakan keselamatan jiwa, penjaga rumah dinas wakil Bupati nanar dan meminta bantuan petugas tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Magetan untuk mengevakuasi ular tersebut.

Bagus, anggota TRC mengatakan, dari rumah dinas wakil bupati itu memberikan informasi bahwasanya di belakang rumah dinas tepatnya di dapur itu ada bedudak masuk di halaman dapur. Ketika dilakukan penangkapan ular itu mendalam kategori tidak berbisa.

“Kebetulan sudah kategori dewasa secara panjang kurang lebih sekitar satu, 6 meter, diameternya kurang bertambah sebesar lengan anak usia 5 tahun, ” ujar Bagus Rabu (2/12/2020).

Setelah tim TRC mengecek, dilakukan penangkapan. Dari situ diketahui ternyata di lokasi tersebut bukan ialah sarang ular. Tidak ditemukan bekas ular-ular kecil lain dan dengan kebetulan belakangnya sungai gandong.

“Musim penghujan ini semua jenis ular masuk kategori penetasan. Perlu diwaspadai minimal mengetahui macam ular berbisa atau tidak, ” jelasnya.

Bagus menjelaskan, jenis bedudak berbisa atau tidak bisa diidentifikasi dengan sederhana. Kalau dari lehernya ukurannya agak kecil kemudian kepalanya itu berbentuk segitiga itu dikategorikan berbisa tinggi. Yang sulit dilakukan jika belum mengetahui harus menghindari seperti kobra, weling, welang itu sulit diidentifikasi tapi dari coraknya bisa dilihat.

Sesudah tim TRC mengamankan ular tersebut, dilepas kembali ke habitatnya dengan jauh dari rumah penduduk sebab hal tersebut juga penting untuk menjaga keseimbangan alam. Ular jenis lanang sapi itu makanan kesehariannya tikus. “Nah itu mungkin tadi singgah di tempat tersebut utk mencari mangsa, ” tutupnya. [asg/suf]