Sumenep (beritajatim.com) – Kebakaran toko sembako di Desa Essang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep tidak hanya meludeskan isi toko, tapi juga menyebabkan Susilowati, pemillik toko terluka.

“Susi mengalami luka bakar ringan di kakinya waktu berusaha menyelamatkan sepeda motor,” kata Kasi Pemerintahan Desa Essang, Adrumu, Kamis (11/2/2021).

Ia menceritakan, kebakaran toko yang dikelola Salwi dan Susi itu terjadi saat Susi menanak nasi. Ketika ada pembeli, kompor tetap dalam kondisi menyala, tetapi api dikecilkan. “Nah dia ini tidak tahu kalau ada kebocoran selang gas elpiji. Karena kompor sedang menyala, langsung memicu kebakaran,” ujarnya.

Beruntung masyarakat sekitar bergerak cepat memadamkan api meski dengan alat seadanya. Api baru bisa dipadamkan sekitar 1 jam kemudian. “Mobil pemadam kebakaran datang terlambat. Mungkin terkendala kapal tongkang untuk nyeberang ke Pulau Talango ini,” ucapnya.

Sementara Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti menjelaskan, kerugian akibat musibah kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp 200 juta. “Isi toko ludes terbakar. Penyebab kebakaran itu memang diduga kebocoran selang elpiji,” terangnya. [tem/suf]