Sumenep (beritajatim. com) – Setelah melakukan testimoni berkas persyaratan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Upah Pemilihan Umum (KPU) setempat menyatakan ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan semua bakal calon.

“Kami melakukan verifikasi semasa 3 hari setelah pendaftaran bahan calon. Dari verifikasi itu, ada beberapa berkas yang harus diperbaiki, ” kata Komisioner KPU Sumenep, Rahbini.

Pada Minggu (13/09/2020), KPU Sumenep menggelar kerap pleno terbuka penyampaian hasil penelitian administrasi dokumen syarat calon tumenggung dan wakil bupati pada penetapan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tahun 2020.

“Perbaikan yang harus dilakukan itu antaralain salah penulisan NIK, ada dengan tidak mencantumkan usia, ada dengan ukuran font tidak sesuai juknis, juga beberapa perbaikan lain, ” papar Rahbini.

Ia menjelaskan, semua bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep perbaikannya pada form BB 1 KWK atau surat pernyataan bakal calon dan BB dua KWK atau curriculum vitae.

“Kami memberi waktu semasa 3 hari atau hingga tanggal 16 September 2020 untuk pembaruan berkas, terhitung setelah diserahkannya hasil verifikasi. Hari ini dalam rapat pleno, kami sudah menyerahkan ke LO dan tim kampaye bakal calon, ” ujarnya.

Dalam Pilkada Sumenep 2020, terdapat dua pasangan bakal calon tumenggung dan wakil bupati yang mendaftar, yakni Achmad Fauzi – Dewi Khalifah dan Fattah Jasin – Ali Fikri. (tem/ted)