Ponorogo (beritajatim.com) – Di bulan Ramadan ini, Jalan Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto atau Malioboronnya Ponorogo ini, selalu ramai menjelang buka puasa hingga larut malam. Warga baik dari Ponorogo maupun luarkota mengadakan ngabuburit di jalan yang dulunya bernama Jalan Soekarno-Hatta tersebut.

Banyaknya orang yang berlalu-lalang digunakan oleh Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Ponorogo untuk melakukan berbagi untuk sesama. Dalam kesempatan itu, IKA UNAIR Cabang Ponorogo membagikan 250 takjil untuk berbuka.

Kegiatan bagi takjil ini berupa makanan ringan dan botol tumbler yang dibungkus tas berbahan kertas dengan tulisan Ika Unair Cabang Ponorogo sebagai identitas dari panitia yang cukup mencolok.

Alim Nor Faizin selaku koordinator acara menerangkan, dipilihnya lokasi pembagian di Jalan HOS Cokroaminoto sisi utara, bertujuan agar tidak menimbulkan kemacetan. Sebab, pembagian takjil di jalan itu, pasti akan mengundang kerumunan massa. Maka biar lebih aman jika diadakan di kantor parkir, sisi utara belakang Pos Polisi Pasar Legi.

“Kegiatan ini merupakan spontanitas dari alumni Unair di Ponorogo, sebagai wujud syukur karena kepengurusan Ika Unair Cabang Ponorogo sudah disahkan dan ditandatangani oleh Ketua Umum PP Ika Unair Khofifah Indar Parawansa yang juga Gubernur Jawa Timur,” Kata Alim, Sabtu (30/4/2022).

Tampak hadir dalam kegiatan bagi takjil itu, beberapa nama yang tak asing di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, diantaranya Sapto Djatmiko sebagai Ketua Ika Unair terpilih, sekaligus menjabat sebagai Assisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Ponorogo. Juga ada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Dyah Ayu S, serta puluhan alumni lainnya yang kompak berbusana warna putih.

“Dengan disahkannya SK Kepengurusan Ika Unair Cabang Ponorogo, kami berkomitmen untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, momen pembagian takjil ini hanya proses awal dalam mewujudkan komitmen tersebut,” kata Sapto Djatmiko selaku Ketua Ika Unair Cabang Ponorogo.

Ke depan sudah ada acara yang sudah diagendakan, yakni melakukan pengabdian lain dalam bentuk bakti sosial. Yakni pengobatan dan khitan gratis bagi keluarga tidak mampu di bumi reog.

“InsyaAllah kami lakukan bakti sosial lagi, yakni pengobatan dan khitan gratis,” pungkasnya.

Sementara itu Agus, salah satu warga yang kebagian takjil mengaku senang dan mendukung kegiatan yang dilakukan oleh Ika Unair ini. Bulan Ramadan memang kesempatan yang bagus untuk melakukan berbagai dengan sesama.

“Saya senang sekali mendapat takjil gratis dari Ika Unair, semoga ke depan Ika Unair lebih bermanfaat bagi masyarakat Ponorogo,” terang Agus. (end/beq)