Kediri (beritajatim.com) – Teka – teki atas rusaknya sebuah patung yang berada di kawasan Pura Joyo Amijoyo di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Jawa Timur akhirnya terungkap. Menyusul setelah adanya warga yang mendatangi Mapolsek Grogol untuk menceritakan kronologis perihal terjadinya kerusakan patung.

Dengan disaksikan oleh petugas kepolisian bersama dengan perwakilan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dan Forkopimcam, Toni, pemuda warga Desa Kalipang bersama Tukimin, orang tuanya ini mendatangi Mapolsek Grogol.

Toni mengakui rusaknya patung tersebut karena tersenggol olehnya saat bermain ponsel. Toni yang ketakutan, sempat mengurung diri di dalam kamar selama dua hari.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi mengatakan, pihaknya memediasi pertemuan toni dengan pihak pengurus Pura.

 

“Pihak pura menerima permintaan maaf Toni, dan sepakat kedua belah pihak tidak akan memperpanjang peristiwa tersebut. Warga sepakat tetap menjaga kerukunan beragama di Desa Kalipang yang semala ini sudah terjalin dengan baik, ” kata AKBP Wahyudi.

Warga yang mendatangi Mapolsek Grogol untuk menceritakan kronologis perihal terjadinya kerusakan patung.

 

Untuk diketahui, saat ini patung yang rusak tersebut telah diganti dengan yang baru oleh Kapolres Kediri Kota. [nm/ted].