Ngawi (beritajatim.com) – Exit Tol  jadi perhatian khusus Polres Ngawi dalam melakukan penyekatan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Total ada 87 kendaraan yang diminta putar balik selama tiga hari mulai tanggal 3 Juli hingga 6 Juli 2021.

‘’Sebanyak 516 pengguna jalan menjalani rapid test, 20 diantaranya reaktif,’’ ungkap Kasatlantas Polres Ngawi, AKP Zainul Imam Syafii, Selasa (6/7/2021).

Terkait dengan pengendara yang reaktif, pihaknya menyerahkan mereka ke Dinas Kesehatan untuk tindak lanjut.

‘’Karena sudah ranahnya tim medis, kami tidak turut langsung menangani,’’ terang AKP Zainul Imam.

Kendaraan yang melintasi exit tol akan diperiksa petugas dan diminta menunjukkan bukti sudah divaksin beserta surat keterangan rapid anti gen negatif.

“Tanpa bukti rapid anti gen negatif Covid-19, terpaksa kami arahkan untuk putar balik,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau agar para pengendara untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan. Penyekatan di masa PPKM Darurat tak hanya dilakukan di exit tol Ngawi, tapi juga di titik lainya yakni perbatasan Mantingan Sragen Jateng.

‘’Meski sudah ada penerapan PPKM Darurat, pengguna jalan tol masih terhitung ratusan dalam sehari. Para pendatang yang belum mengantongi surat keterangan rapid antigen, bisa menjalani tes di exit tol,’’ katanya. (asg/ted)

< width="1170" height="658" src="https://www.youtube.com/embed/yPvveO9QiPo?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen="">