Tuban (beritajatim.com) – Sebuah kendaraan truk tronton Molen yang sedanga melakukan pengecoran di lokasi proyek plengsengan sungai di Dusun Mbongkol, Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban terguling dan masuk ke dalam sungai tersebut.

Truk molen tersebut terguling dan menutup saluran sungai yang akhirnya sempat menyumbat aliran sungai saat terjadi banjir. Selain itu, akibat kejadian itu juga mengakibatkan tepian sungai yang dekat dengan pekukiman warga dan jalan kampung itu mengalami longsor, Minggu (21/11/2021).

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, tergulingnya truk molen yang masuk ke dalam sungai itu sudah terjadi pada beberapa hari lalu. Yang mana saat itu kendaraan truk molen tersebut baru saja mulai untuk melakukan pengecoran yang lokasinya berada di seberang sungai.

“Awalnya itu sedang ngecor, terus miring-miring dan kemudian terguling di Sungai,” terang Karmiran, salah satu warga yang tinggal di pinggir Sungai Mbongkol tersebut.

Pada saat kendaraan berat itu terguling, muatan cor dari kendaraan dengan plat nomor B 9862 KK itu baru sedikit yang digunakan. Sehingga masih banyak cor yang ada di dalam mesin truk molen tersebut dan membuat kendaraan sulit untuk dievakuasi.

“Kendaraannya pas nutup sungai, makanya airnya tersumbat, jadi pas banjir airnya sampai naik mau masuk rumah saya. Terus juga banyak slangkrah (berbagai macam sampah) yang tertahan,” sambungnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi bahwa kendaraan truk molen yang terguling di tengah sungai itu malam ini sudah berhasil dievakuasi oleh pihak pemilik truk tersebut. Namun, pertama yang berhasil diangkat baru bagian badan rangka kendaraan belum termasuk molehnya.

“Evakuasi tadi sudah mulai sejak habis Magrib tadi. Saat ini yg sudah berhasil diangkat baru truknya,” ujar Salam salah satu pemuda yang berada di lokasi evakuasi truk molen itu.[mut/kun]