Jombang (beritajatim.com) – Banjir di sejumlah dusun Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang mulai surut. Namun ada juga yang masih tergenang dengan ketinggian air 40 sampai 60 centimeter dengan tren surut.

Begitu juga dengan pengungsi. Sudah ada yang kembali ke rumah, naun juga masih ada yang memilih bertahan di pengungsian. Semisal di sepanjang tanggul Sungai Brantas, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Di lokasi tersebut masih ada 449 pengungsi yang bertahan.

Mereka belum kembali ke rumah karena air belum sepenuhnya surut. Mereka adalah warga Dusun Kedunggabus, Desa Bandar Kedungmulyo. Di dusun tersebut genangan air masih 40 sampai 60 centimeter. Hal itu berbeda dengan dua dusun lainnya di desa yang sama, yakni Dusun Bandar dan Dusun Kedungasem. Di dua dusun itu banjir sudah surut, bahkan tidak ada genangan.

“Hingga malam ini masih ada 449 pengungsi di tanggul Sungai Brantas. Mereka tidur di tenda darurat. Jumlah itu berkurang drastis dibanding hari sebelumnya yang mencapai 923 pengungsi,” ujar Supervisor Pusdalops BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang, Stevie Maria, Rabu (9/2/2021) malam.

Titik pengungsian lainnya adalah di SDN Bandar Kedungmulyo. Di ruang kelas tersebut dihuni 162 pengungsi. “Sehingga jumlah total pengungsi dari Desa Bandar Kedungmulyo sebanyak 676 jiwa. Mereka tersebar di dua titik tersebut,” pungkas Pepi, panggilan akrab Stevie Maria.

Banjir yang terjadi di Desa Gondangmanis, Bandar Kedungmulyo, Jumat (5/2/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]

Seperti diberitakan, banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo disebabkan beberapa titik tanggul jebol. Diantaranya, tanggul Sungai Avur di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo jebol di dua titik. Yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter. Tanggul tersebut jebol pada Kamis (4/2/2021) sekitar jam tiga dini hari.

Kemudian di Dusun Kedunggabus. Tanggul yang jebol di dusun tersebut sepanjang 10 meter. Sementara di Desa Gondangmanis tanggul jebol seluas 20 meter. Tepatnya di Dusun Prayungan. Lagi-lagi, air tersebut masuk area persawahan.

Juga di Desa Brangkal, tanggul Sungai Avur jebol di dua titik. Masing-masing sepanjang 10 dan 7 meter. Jebolnya tanggul ini sekitar pukul setengah enam pagi. Pada Sabtu (6/2/2021), banjir di Dusun Manisrenggo, Gondangmanis mulai surut.

Namun muncul lagi banjir baru di dua desa lainnya. Yakni Desa Pucangsimo dan Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Banjir di Bandar Kedungmulyo ini cukup parah. Ketinggian air mencapai 2 meter. Ribuan warga meninggalkan rumah untuk mengungsi. [suf]