Gresik (beritajatim.com) – Imbas melonjaknya kasus pandemi Covid-19 serta PPKM Darurat di Gresik, membuat ekonomi warga terganggu. Untuk membantu perekonomian, warga yang terdampak didrop sembako. Bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, mie instant serta satu pak masker diberikan secara cuma-cuma.

Bersama instansi terkait, jajaran Kepolisian Resor Gresik mengingatkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Bahkan belakangan terjadi peningkatan kasus.

Bantuan tersebut diserahkan ke beberapa warga. Salah satunya diserahkan ke janda renta yang bernama Fatimah (95) warga asal Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Fatimah tidak menyangka dirinya mendapat bantuan. Sebab, tidak jarang untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari harus mengandalkan ukuran tangan tetangga sekitar.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami, sekalian melakukan baksos di Desa Sukorejo,” ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Kebomas Kompol I Made Jatinegara, Senin (12/07/2021).

Lebih lanjut ia menuturkan, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan mengoyak sendi perekonomian masyarakat. Karena itu, pihaknya terpanggil hati mengurangi beban hidup menjaga harapan warga yang membutuhkan uluran tangan.

“Apa yang disalurkan ini bisa bermanfaat dan menggugah kepedulian sosial ditengah pandemi,” pungkasnya. [dny/but]